Rabu, 29 Desember 2010

Matinya Sang Pengarang

Obituari Sang Pengarang ”Matinya Sang Pengarang”
Oleh JAMSARI

Roland Barthes adalah marji’ (rujukan) sastrawan dunia. Dia terlahir pada 12 November 1915 Chebourg, Normandia Prancis dan meninggal 25 Maret 1980 di Paris. Dia terlahir dari seorang perwira Angkatan Laut, Louis Barthes yang terbunuh dipertempuran Laut Utara sebelum Barthes genap usianya satu tahun. 

Ibunya, Henriette Barthes membesarkannya di salah satu kota Prancis, Bayonne, dimana pertama kali dia tertarik dengan budaya melalui pengajaran piano oleh bibinya. Menginjak usia sembilan tahun Barthes diboyong ibunya ke kota Paris. Disanalah Barthes tumbuh besar dan dewasa.

Predikat yang disandangnya sebagai seorang filsuf, kritikus sastra, dan semiolog Prancis serta intelektual dunia yang getol mengupas semiologinya Ferdinand de Saussure sering dibicarakan banyak ilmuan sastra dunia. Sebab ia dapat mengembanghkan teori semiologinya Saussure dalam ranah kebudayaan dengan sangat nyata dan kongkrit sehingga dapat mudah dipahami dan memancing nalar kritis bagi tiap-tiap pembaca dan pengamat sastra. 
 
Bahkan dalam perkembangan zaman semiologi yang dikupas Barthes dipakai sebagai literatur untuk menganalisis perkembangan budaya. Yang paling mengherankan dunia intelektualitas bahwa dia muncul dan memiliki pengaruh implisit di kawasan intelektualitas Prancis setelah redanya perang dunia ke II.

Barthes muda setelah menamatkan kasusteraan klasik di Sarbonne 1939, dia terserang penyakit TBC yang sempat menghambat karier akademiknya. Namun keadaan sakitnya justru dia menilai sangat beruntung karena pada tahun itu anak-anak muda Prancis diwajibkan mengikuti militer sebagai konstribusi negara.

Lumayan sembuh, tahun 1939-1948 dia sempat menamatkan studi pramedis dan tak henti-hentinya berusaha bangkit dari keterpurukan TBC yang menyerangnya. Diantara tahun 1948 dia sempat mengajar di beberapa perguruan tinggi di Prancis, Rumania, dan Mesir. Ditahun itulah dia melahirkan karya orisinil pertamanya berjudul Writting Degrre Zero
 
Pada tahun 1952-1957 adalah tahun kumpulan beberapa esai yang terangkum dalam karya kebesaranya berjudul Mhythologies. Lewat karya tulah Barthes membongkar mitos-mitos budaya pop. Namun Mythologies mendapatkan kritik dan sangkalan dari beberapa pemikir Prancis lain seperti, Rymond Picard yang menyerang Barthes lewat New Criticism. Barthes pun kemudian menyangkal dengan Criticism and Truth pada tahun 1966.

Kemudia pada tahun 1966-an dia melancong ke Jepang dan Amerika dengan membawa oleh-oleh karya barunya yang berjudul “Matinya Sang Pengarang”. Esai ini dipresentasikan di Universitas John Hopskin dan diterbitkan tahun 1968. Pada tahun 1977 Barthes menelorkan karya monumental yang sering dibicarakan banyak kalangan intelektual berjudul Z/S yang merupakan bacaan kritis atas Sarrasine karya Balzac. Pada tahun itu pula posisi Barthes semakin bergengsi menjadi ketua Semiologie Litteraire College de France. Ditahun itu juga Barthes kehilangan ibu tercintanya. Dibalik kesedihanya Barthes masih sempat menelorkan karya esai “Kamera Lucida” tentang fotography.

Kemudian pada tanggal 25 Februari 1980 setelah makan siang dengan Michel Fouchault, dan Francois Mitterrand, Presiden Prancis, Barthes bermaksud beranjak pulang. Namun, ditengah perjalanan saat menyeberang lalu lintas perjalanan Paris, Truk Loundry tiba-tiba menabraknya. Akibat luka yang dideritanya, satu bulan setelahnya tepat 25 Maret 1980, Barthes meninggal dunia. 
 
Hidup dan mati manusia tidak ada yang dapat menerkanya. Meskipun mesterius namun karya dan hasil pemikiranya akan tetap abadi sepanjang massa.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan kritik dan saran anda melalui kotak komentar di bawah, dan apabila ingin memberikan tanggapan yang lebih panjang bisa langsung menghubungi via Email